
Waspada Aktivitas Sesar Lembang, Pemkab Bandung Barat Perkuat Mitigasi Bencana
Bandung: Peningkatan aktivitas Sesar Lembang yang memicu potensi gempa bumi mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk terus memperkuat langkah-langkah mitigasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat. (28/8/25).
Tak hanya menyasar pemukiman warga, kesiapsiagaan bencana juga mulai diterapkan di kawasan wisata yang berada di wilayah Lembang.
Dalam satu bulan terakhir, wilayah Bandung Barat tercatat mengalami beberapa kali gempa bumi dengan magnitudo di bawah tiga Skala Richter. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menduga gempa tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas Sesar Lembang patahan aktif yang membentang sepanjang 29 kilometer dari Padalarang hingga kawasan Ujung Manglayang.
Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat langsung mengambil langkah antisipatif. Petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan pendataan di lapangan, terutama di kawasan rawan yang berada di sekitar lereng gunung dan daerah padat penduduk.
“Kami tengah melakukan pendataan kepada warga yang tinggal di zona rawan, dan akan mempertimbangkan relokasi ke wilayah yang lebih aman. Kami juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun tetap waspada terhadap potensi bencana akibat aktivitas Sesar Lembang,” ujar Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan
Selain itu, sejumlah objek wisata di kawasan Lembang juga mulai melakukan penyesuaian dalam sistem pengelolaan kunjungan. Rambu-rambu peringatan serta jalur evakuasi darurat mulai dipasang guna meningkatkan keamanan pengunjung apabila terjadi gempa.
Namun demikian, kekhawatiran publik terhadap aktivitas Sesar Lembang berdampak langsung terhadap sektor pariwisata. Penurunan jumlah kunjungan wisatawan mulai dirasakan oleh para pelaku usaha di kawasan tersebut.
“Sejak berita tentang aktivitas Sesar Lembang mencuat, kunjungan wisatawan menurun drastis. Banyak masyarakat yang memilih membatalkan kunjungan karena khawatir terhadap potensi gempa,” ungkap Intan Setiati, salah satu pengelola objek wisata di Lembang.
Hingga saat ini, tercatat sudah empat kali gempa mengguncang wilayah Bandung Barat dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Pemerintah dan para ahli terus memantau aktivitas sesar, sementara masyarakat diminta untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dan tetap siaga menghadapi kemungkinan terburuk (*).